Minggu, 18 September 2011

Tugas 1: Kemiskinan yang terjadi di daerah Tanjung Balai Asahan

Angka kemiskinan di kota Tanjungbalai pada tahun 2009 dan tahun 2010 berdasarkan Badan Pendataan Statistik (BPS), bahwa angka kemiskinan di kota Tanjungbalai tinggi atau lebih tinggi dengan angka kemiskinan tingkat nasional,di mana angka kemiskinan di Kota Tanjungbalai yakni sebesar 17,09 persen dibanding dengan angka kemiskinan nasional yakni 15 persen. Berdasarkan atau dibadingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, angka kemiskinan semakin bertambah atau tinggi. Di mana angka kemiskinan pada tahun 2006 sebesar 12,37 persen, pada tahun 2007 sebesar 11,30 persen dan pada tahun 2008 sebesar 18,35 persen.
Sebagian besar penduduk tanjung balai adalah nelayan yang mengkap ikan dengan peralatan atau perlengkapan kapal boat yang masih belum memadai, tedakang dapat menghambat mereka untuk berlayar menangkap ikan karena beberapa hal cuaca buruk seperti gelombang besar disertai angin yang kencang, atau terjadinaya pendangkalan sungai asahan menyebabkan para nelayan mengurungkan diri untuk pergi melaut. Di mana belakang ini sering terjadi hal tersebut menyebabkan mereka menjadi tidak mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka. 
Seperti yang dialami oleh Paman saya sendiri yang bernama Sulaiman, beliau merupakan kepala keluarga yang memiliki 1 istri dan 3 anak, beliau merupakan seorang pelaut yang bekerja bersama seorang toke keturunan tionghua (Cina). Penghasilannya hanya berkisar Rp 50.000 - Rp 100.000/bulan dengan tanggungan 2 anak yang masih sekolah di bangku SD dan seorang masih balita, beliau terdakang merasa kurang untuk memenuhi kebutuhan keluarganya dengan penghasilannya. Untuk membeli perlengkapan, pakaian seragam sekolah, serta susu anaknya yang masih balita.Untuk menutupi atau mencukupi kekurangannya, pada saat tidak melaut, dia bekerja menjadi seorang tukang ojek, dengan penghasilan Rp 10.000 - Rp 30.000/hari, karena selain tukang ojek di tanjung balai juga terdapat banyaknya tukang becak yang merupakan saingannya. 
Hal ini seharus tidak boleh dibiarkan berlarut-larut terjadi. pemerintah setempat harus segera mengambil tindakan yang bagus untuk mengatasi hal kemiskinan dengan cara pembinaan, program-program khusus seperti mengajarkan untuk berwirausaha dengan meberikan pinjaman yang sesuai, mengajarakan hal-hal mengenai kewirausahaan, dan dengan demikian diharapkan dapat mengetaskan persoalan kemiskinan yang terjadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar